RISTEK-MTIC AWARD adalah suatu penghargaan yang diberikan oleh Martha Tilaar Innovation Center bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi
Untitled Document

Home » Berita » RISTEK – MTIC AWARD 2012 Inovasi untuk Kecantikan dan Kesehatan Berbasis Konsep Ramah Lingkungan. Inilah para pemenang RISTEK-MTIC Award 2012

RISTEK – MTIC AWARD 2012 Inovasi untuk Kecantikan dan Kesehatan Berbasis Konsep Ramah Lingkungan. Inilah para pemenang RISTEK-MTIC Award 2012
16 Aug 2012

Bandung, 11 Agustus 2012 - Setelah sukses diadakan pada 2007, RISTEK-MTIC Award 2012 kembali diadakan dalam rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-17 di bulan Agustus 2012. Kota Bandung menjadi saksi sejarah penganugerahan RISTEK-MTIC Award 2012, sebagai sebuah penghargaan kolaborasi multi pihak antara akademisi, praktisi bisnis dan pemerintah yang memberikan apresiasi dan motivasi bagi kegiatan penelitian dan karya tulis pemanfaatan kekayaan alam Indonesia.

RISTEK-MTIC Award 2012 diselenggarakan oleh Martha Tilaar Innovation Center (MTIC), bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi dengan dukungan penuh dari Menteri Negara Riset dan Teknologi Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta Ms. dan Sariayu Martha Tilaar.

Mengusung tema Riset Bahan Alam Berbasis Konsep Ramah Lingkungan Untuk Kecantikan dan Kesehatan, RISTEK-MTIC Award 2012 diselenggarakan dalam 3 kategori. Yaitu kategori Peneliti, Umum dan Jurnalis. Ruang lingkup penelitian untuk kategori peneliti meliputi ekstraksi, isolasi, identifikasi dan uji khasiat bahan alami yang memiliki potensi manfaat kecantikan dan kesehatan berbasis konsep ramah lingkungan.

Masyarakat umum juga berpartisipasi mengirimkan karya tulis yang berisi testimoni dan berbagi pengalaman dengan menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan dan bermanfaat untuk kecantikan dan kesehatan. Lalu jurnalis, berpartisipasi dengan menghasilkan karya tulis mengenai Green Science buah langsat sebagai whitening alami.

Hasil makalah maupun karya tulis yang dikirimkan mendapatkan penilaian langsung dari tim kompeten di bidangnya masing-masing, yang merupakan pakar dari Martha Tilaar Group, Universitas Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, serta Kementrian Riset dan Teknologi yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kesehatan dan Obat Prof. Dr. Ir. Amin Soebandrio.

Para pemenang hadir dalam seremoni penghargaan yang diselenggarakan pada 11 Agustus 2012, bertepatan dengan acara penutupan HAKTEKNAS ke-17 di Auditorium Sabuga, Bandung. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Juara Pertama kategori Peneliti diraih oleh Enos Tangke Arung Ph.D dari Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur. Juara Pertama kategori Umum diraih oleh Dwi Nugraheni Wiayantani dari Jakarta. Sedangkan penghargaan khusus untuk kategori Jurnalis diraih oleh Afrizal dari Tribun Pekanbaru.

Melalui pengalaman MTIC dalam hal manufacturing, teknologi, consumer insight dan branding yang berpedoman pada ISO 90001 dan ISO 14000, diharapkan dapat lebih memperkaya kolaborasi dengan perguruan tinggi atau lembaga penelitian dalam menciptakan suatu inovasi yang mampu meningkatkan daya saing, dan memuaskan konsumen, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip yang ramah lingkungan. Seperti brand kecantikan Sariayu Martha Tilaar, yang dikenal sebagai produk kecantikan kebangaan Indonesia yang senantiasa mengedepankan inovasi, dengan megambil inspirasi dari kekayaan alam dan budaya Indonesia, serta didukung ilmu pengetahuan dan teknologi.

Inilah para pemenang RISTEK-MTIC Award 2012:

Pemenang Kategori Peneliti:

I. Nama: Enos Tangke Arung, Ph.D

Institusi: Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur

Judul Makalah: Validasi Daun Callicarpa Albida Blume, Bahan Herbal dalam Bedak Dingin Suku Dayak Kalimantan Timur sebagai Bahan Pencerah Kulit


II. Nama : Dodi Darmakusuma, S.Si, M.Si

Institusi: Universitas Nusa Cendana

Judul Makalah : Pengembangan Ekstrak Beberapa Tumbuhan Kosmetik Tradisional Indonesia sebagai Kandidat Bahan Aktif Anti-photoaging


III. Nama : Dr. Irmanida Batubara

Institusi :Institut Pertanian Bogor

Judul Makalah: Inhalasi Minyak Atsiri Bangle (Zinger Purpureum) untuk Pelangsing

Pemenang Kategori Umum:

I. Nama: Dwi Nugraheni Widayanti

Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga

Alamat: Jakarta

Judul penulisan: Kulit kayu Secang Membuat Kulit Mulus


II. Nama: Siti Raudoh

Pekerjaan: Mahasiswi

Alamat: Bogor

Judul Penulisan: Buah Pedada: Bahan Alami Kaya Vitamin Sebagai Sumber Antioksidan


III. Nama : Ika Sari Sri Suharyanti

Pekerjaan: Karyawati

Alamat: Banyumas

Judul Penulisan: Dari yang Paling Baik untuk yang Terbaik

Pemenang Kategori Jurnalis:

Nama: Afrizal

Alamat: Pekanbaru

Judul Penulisan: Dari Alam Indonesia Untuk Wanita Indonesia


Anggota tim Seleksi RISTEK-MTIC Award 2012:

  • Tim Seleksi Kategori Peneliti:

Internal:

Founder & Chaiwoman Martha Tilaar Group : Dr. Martha Tilaar

Direktur Pemasaran: Bpk. Samuel Pranata

Konsultan MTIC : Dr. rer.nat. Anna S. Ranti, Apt.

R&D Manager : Drs. Hefryan Handra, Apt., MSc.

Applied Research Manager : F. Devi Junardy, M.App.Sc

R&D Specialist 1: Suryaningsih, S.Si., M.Kes., M. Sc.

R&D Specialist 2: Dra. Maily


Eksternal:

Kementerian Riset dan Teknologi : Prof. Dr. Amin Soebandrio

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia : Dr. L. Broto S. Kardono

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi : Dr. Ir. Listyani Wijayanti

Universitas Indonesia :Prof. Dr. Endang Hanani, Apt.

  • Tim Seleksi Kategori Umum:

Kementerian Riset dan Teknologi

Dr. Ir. Anny Sulaswatty, M.Eng .

Martha Tilaar Innovation Center

Fransiska Devi Junardy

Sariayu - Martha Tilaar Group

Vita S.E. - Product Manager Sariayu


Mengenai RISTEK-MTIC Award 2012

RISTEK-MTIC Award lahir dari latar belakang keprihatinan DR. Martha Tilaar akan rendahnya sumbangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di sektor produksi dan belum berkembangnya budaya IPTEK di dalam masyarakat. Hal ini ditenggarai sebagai faktor utama rendahnya kemampuan bangsa Indonesia untuk meningkatkan daya saing di pasar global. Umumnya, pihak industri tidak memiliki sarana dan prasarana penelitian yang memadai, sehingga kebanyakan produksi yang dihasilkan bukanlah hasil dari suatu penelitian. Sementara itu, para peneliti dari perguruan tinggi atau dari lembaga-lembaga penelitian dengan fasilitas yang cukup baik, kurang memahami keinginan konsumen maupun berorientasi ke pasar. Penelitian biasanya terhenti pada skala laboratorium.

Untuk menjembatani antara kebutuhan riset yang tepat agar menghasilkan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar itulah penghargaan RISTEK-MTIC Award 2012 ini terselenggara. Dengan kolaborasi dan sinergi dari pihak Akademisi, Pemerintah dan Pelaku Industri, atau dikenal dengan istilah ABG (Academics, Business, Governmet). Tema “Riset Bahan Alam Berbasis Konsep Ramah Lingkungan untuk Kecantikan dan Kesehatan” diagendakan untuk mendukung kegiatan penelitian di Indonesia dan meningkatkan kesadaran dalam pemanfaatan kekayaan alam Indonesia secara bijak, khususnya di bidang kesehatan, obat-obatan dan kecantikan.

Selain itu, pengalaman MTIC dalam hal manufacturing, teknologi, consumer insight, dan branding yang berpedoman pada ISO 90001 dan ISO 14000 diharapkan dapat lebih memperkaya kolaborasi dengan perguruan tinggi atau lembaga penelitian untuk menciptakan suatu inovasi yang mampu meningkatkan daya saing dan memuaskan konsumen, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip yang ramah lingkungan.

Inovasi Tiada Henti

Berikut ini kami kemukakan beberapa inovasi yang dihasilkan oleh MTIC yang telah melakukan seluruh siklus secara lengkap mulai dari penelitian, manufacturing sampai marketing:

  1. Rangkaian produk Sariayu Putih Langsat yang terinspirasi oleh konsep kecantikan Dr. Martha Tilaar Founder & Chairwoman Martha Tilaar Group dan telah diproduksi serta dipasarkan sejak September 2006. Rangkaian produk Sariayu Putih Langsat ini merupakan produk inovatif yang memanfaatkan ekstrak buah langsat (Lansium domesticum) dan ekstrak meniran (Phyllanthus niruri) yang diproduksi sendiri, dengan khasiat mecerahkan kulit dan anti oksidan. Untuk melengkapi rangkaian produk ini, sejak 2008 telah dipasarkan pula Red Algae Langsat Scrub yang ditambahkan ekstrak rumput laut merah. Rangkaian produk Sariayu Putih Langsat ini juga diciptakan dari konsep pemikiran DR. Martha Tilaar, bahwa kulit wanita Asia, khususnya Indonesia, memiliki tingkat kulit putih optimal khas Asia, yang berbeda dari kulit orang Eropa.

Konsep ini telah dipresentasikan pada pertemuan ilmuwan di bidang kosmetik yaitu Asian Society of Cosmetic Scientists yang diselenggarakan pada bulan Maret 2007 di Singapura, dan dipublikasikan secara internasional ke BLACPMA (Boletin Latinoamericano y del Caribe de Plants Medicinales y Aromaticas, Review 30 November 2007). Ini merupakan salah satu contoh nyata kegiatan dari hulu ke hilir dari Martha Tilaar Group.

  1. Ekstrak blewah (Curcumis melo var Cantalupensis), ekstrak delima (Punica granatum L.), ekstrak manggis (Garcinia mangostana L.) dan ekstrak mangga (Mangifera indica) yang merupakan hasil ekstrak sendiri, sudah digunakan dalam rangkaian produk Blewah Temptation, Peach Delima, Passion of Manggis dan Mangga Delight dan telah dipasarkan sejak Juni 2008.


ARSIP BERITA :